Sabtu, 17 April 2021

Mengapa para murid harus wartakan Kebangkitan Kristus Yesus mulai dari Kota Yerusalem?

   *P.Benediktus Bere Mali,SVD*



Mengapa para murid dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem?


Ibu Kota Negara  Baru  di Kalimantan Timur yang sedang dibangun terus mewarnai media sosial baik online maupun offline. Semua mata dunia sedang menuju Kalimantan Timur. Tidak terkecuali mata  para missionaris yang sedang menggerakan kaki para missionaris yang kini sedang berjalan mencari  lahan untuk mendirikan Biara dan rumah retret serta sekolah di Kalimantan Timur dalam koordinasi dengan pimpinan tertinggi Gereja lokal setempat.  Kota menjadi pusat misi karena di kota pasti banyak penduduk, dengan aneka persoalan yang menjadi tantangan sekaligus peluang untuk menyebarkan khabar Gembira Kristus yang telah bangkit mulai dari pusat atau jantung kota.  Menguasai kota dengan khabar Gembira Kristus yang telah bangkit, maka akan dengan mudah mewartakan Injil ke seluruh wilayah yang berpusat pada sebuah kota sebagai jantung semua segi bidang kehidupan.


Yesus menyampaikan kepada para murid untuk mewartakan Pertobatan dan pengampunan ke seluruh dunia mulai dari Yerusalem. Mengapa harus mulai dari Yerusalem? Yerusalem dengan Bait Allah Yerusalem adalah satu-satunya identitas kebanggaan bangsa Yahudi yang masih eksis. Kebanggaan lain yaitu Tanah Terjanji dan Kerajaan sudah diobrak-abrik oleh Penjajah Romawi pada saat Kebangkitan Yesus. 


Bait Allah Yerusalem adalah tempat memuji dan memuliakan Allah Agama Yahudi seperti tertulis di dalam Kitab Suci, utamanya dalam Kitab Musa, Kitab Para Nabi dan Kitab Mazmur. Mesias dalam Perjanjian Lama menjadi nyata di dalam diri Tuhan Yesus yang sudah bangkit setelah menderita dan wafat serta dimakamkan. 


Allah Agama Yahudi tersempurnakan di dalam Kristus Yesus yang telah bangkit. Pewartaan Pertobatan dan pengampunan mulai dari Yerusalem ke seluruh dunia. Iman kepada Kristus bertumbuh subur di Bait Allah Yerusalem maka di luar kota Yerusalem akan lebih mudah iman dapat bertumbuh secara baik. Basis misi di kota yang kokoh maka akan menjadi basis bagi pewartaan di luar jantung kota. Basis iman dan bidang lainnya yang mendukung misi di kota maka kesuksesan misi di kota menjadi modal dasar bagi pewartaan di luar pusat kota.


Berdasarkan konteks misi kota yang senantiasa koneksi dengan misi di luar kota inilah maka Ibu Kota Negara Baru di Kalimantan Timur, menjadi magnet spiritual bagi kongregasi  atau Biarawan dan biarawati dengan mengawalinya dengan membeli lahan Tanah untuk misi lewat pendidikan dan bidang lainnya. Menguasai kota dalam misi maka akan lebih mudah bermisi di luar kota.***





Liturgia Verbi (B-I)

Hari Minggu Paskah III


Minggu, 18 April 2021


Bacaan Pertama

Kis 3:13-15.17-19


"Yesus, Pemimpin kepada hidup, telah kamu bunuh,

tetapi Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati."


Pembacaan dari Kisah Para Rasul:


Setelah Petrus dan Yohanes menyembuhkan seorang lumpuh,

orang banyak yang sangat keheranan mengerumuni mereka.

Maka kata Petrus kepada mereka,

"Allah Abraham, Ishak dan Yakub,

Allah nenek moyang kita telah memuliakan Hamba-Nya,

yaitu Yesus yang kamu serahkan dan kamu tolak di depan Pilatus,

walaupun Pilatus berpendapat bahwa Ia harus dilepaskan.

Kamu telah menolak Yang Kudus dan Benar,

dan malah menghendaki seorang pembunuh sebagai hadiahmu.

Demikianlah Yesus, Pemimpin kepada hidup, telah kamu bunuh,

tetapi Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati,

dan tentang hal itu kami adalah saksi.


Hai saudara-saudara,

aku tahu bahwa kamu telah berbuat demikian

karena ketidaktahuan,

sama seperti semua pemimpinmu.

Tetapi dengan jalan demikian Allah telah menggenapi

apa yang telah difirmankan-Nya dahulu

dengan perantaraan nabi-nabi-Nya,

yaitu bahwa Mesias yang diutus-Nya harus menderita.

Karena itu

sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan."


Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan

Mzm 4:2.4.7.9,R:7b


Refren: Biarlah cahaya wajah-Mu menyinari kami, ya Tuhan.


*Apabila aku berseru, jawablah aku,

ya Allah yang membenarkan daku.

Engkau memberi kelegaan kepadaku di saat kesesakan;

kasihanilah aku, dan dengarkanlah doaku!


*Ketahuilah, Tuhan telah memilih bagi-Nya

seorang yang Ia kasihi;

apabila aku berseru kepada-Nya,

Ia mendengarkan.


*Banyak orang berkata,

"Siapa akan memperlihatkan yang baik kepada kita?"

Biarlah cahaya wajah-Mu menyinari kami, ya Tuhan!


*Dengan tenteram aku mau membaringkan diri

dan segera tertidur,

sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan,

yang membiarkan aku diam dengan aman.


Bacaan Kedua

1Yoh 2:1-5a


"Yesus adalah pendamaian untuk segala dosa kita,

dan juga untuk dosa seluruh dunia."


Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Yohanes:


Anak-anakku,

hal-hal ini kutuliskan kepada kamu,

supaya kamu jangan berbuat dosa.

Namun jika seorang berbuat dosa,

kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa,

yaitu Yesus Kristus yang adil.

Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita;

malahan bukan untuk dosa kita saja,

tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.


Dan inilah tandanya bahwa kita mengenal Allah,

yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya.

Barangsiapa berkata 'Aku mengenal Allah'

tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya,

ia adalah seorang pendusta,

dan di dalam dia tidak ada kebenaran.

Tetapi barangsiapa menuruti firman allah,

di dalam orang itu kasih Allah sungguh sudah sempurna.


Demikianlah sabda Tuhan.


Bait Pengantar Injil

Luk 24:32


Tuhan Yesus, bukalah arti Kitab Suci bagi kami,

dan kobarkanlah hati kami karena ajaran-Mu.


Bacaan Injil

Luk 24:35-48


"Mesias harus menderita

dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga."


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:


Dua murid yang dalam perjalanan ke Emaus

ditemui oleh Yesus yang bangkit

segera kembali ke Yerusalem.

Di sana mereka menceriterakan kepada saudara-saudara yang lain

apa yang telah terjadi di tengah jalan,

dan bagaimana mereka mengenal Yesus

pada waktu Ia memecah-mecahkan roti.


Sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu,

Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata,

"Damai sejahtera bagi kamu!"

Mereka terkejut dan takut,

karena menyangka bahwa mereka melihat hantu.

Akan tetapi Yesus berkata kepada mereka,

"Mengapa kamu terkejut,

dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hatimu?

Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini!

Rabalah Aku dan lihatlah,

karena hantu kan tidak ada daging dan tulangnya,

seperti yang kamu lihat ada pada-Ku."


Sambil berkata demikian,

Yesus memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka.

Dan ketika mereka belum percaya

karena girang dan masih heran,

berkatalah Yesus kepada mereka,

"Adakah padamu makanan di sini?"

Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng.

Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka.


Yesus berkata kepada mereka,

"Inilah perkataan yang telah Kukatakan kepadamu

ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu,

yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku

dalam kitab Taurat Musa, kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur."

Lalu Yesus membuka pikiran mereka,

sehingga mereka mengerti Kitab Suci.


Kata Yesus kepada mereka,

"Ada tertulis demikian:

   Mesias harus menderita,

   dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga.

Dan lagi:

   Dalam nama-Nya

   berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa

   harus disampaikan kepada segala bangsa,

   mulai dari Yerusalem.

Kamu adalah saksi dari semuanya ini."


Demikianlah sabda Tuhan.

Jumat, 16 April 2021

"Mereka lalu mempersilahkan Yesus naik ke perahu, dan seketika itu juga perahu mereka sampai ke pantai yang mereka tuju."


*P. Benediktus Bere Mali, SVD*


Kota dan kampung pasti beda jumlah penduduk dan persoalan hidup pribadi maupun hidup bersama. Kuasailah kota-kota yang padat penduduknya dengan persoalannya yang sangat kompleks maka semua daerah kampung akan mudah dijangkau dan dikuasai. Demikian juga pewartaan tentang Kebangkitan Kristus di pusat kota  berhasil baik maka akan lebih gampang mewartakan-Nya di daerah-daerah lain. 


Para Rasul mewartakan Kebangkitan Kristus mulai dari Yerusalem. Mengapa? Yerusalem adalah pusat kebanggaan bangsa Yahudi karena Bait Allah tetap eksis walaupun dijajah oleh Penjajah Romawi pada zaman Yesus.  kebanggaan akan Tanah terjanji dan Kerajaan telah diporak-porandakan oleh penjajah Romawi. 


Bait Allah pusat  penyembahan Yahweh oleh Umat Israel. Bagi para murid yang percaya kepada Kebangkitan Kristus, YAHWEH mengalami kepenuhan di dalam diri Kristus yang bangkit. Karena itu meskipun ditolak, dipenjarakan oleh Mahkamah Agama Yahudi, para Rasul mewartakan-Nya di dalam Bait Allah Yerusalem pusat spiritual dan Ekonomi karena ada transaksi korban binatang persembahan dan penukaran mata uang asing untuk mendapat mata uang setempat yang layak sebagai Bahan persembahan di Bait Allah Yerusalem. 


Menarik bahwa ada tanggapan positif dari  sebagian para imam Agama Yahudi yang menyerahkan diri kepada para Rasul dan menjadi pengikut Kristus yang bangkit. Ini menunjukan bahwa para imam Agama Yahudi telah mengakui dan percaya serta menjadi pengikut Kristus yang telah bangkit. Selain itu ada banyak orang menjadi percaya pada Kristus yang bangkit di kota Yerusalem. Hal ini sangat tepat dengan Bacaan Injil hari ini "Mereka (orang yang percaya) lalu mempersilahkan Yesus naik (masuk) ke (dalam) perahu (hati), dan seketika itu juga perahu mereka sampai ke pantai yang mereka tuju." Mereka yang percaya kepada Kristus menerima-Nya  di dalam rumah hati mereka dan mewartakan-Nya dalam kata dan perbuatan nyata di depan publik sehingga kesaksian mereka menarik banyak orang untuk menjadi percaya kepada Kristus sehingga orang beriman kepada Kristus semakin berkembang baik dari waktu ke waktu dalam ziarah sebagai Gereja di bumi menuju Gereja Para Kudus di Surga. ******.


Liturgia Verbi (B-I)

Hari Biasa Pekan Paskah II


Sabtu, 17 April 2021


Bacaan Pertama

Kis 6:1-7


"Mereka memilih tujuh orang yang penuh Roh Kudus."


Pembacaan dari Kisah Para Rasul:


Di kalangan jemaat di Yerusalem,

ketika jumlah murid makin bertambah,

timbullah sungut-sungut

di antara orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani

terhadap orang-orang Ibrani,

karena dalam pelayanan sehari-hari

pembagian kepada janda-janda mereka diabaikan.


Berhubung dengan itu

kedua belas rasul memanggil semua murid berkumpul dan berkata,

"Kami tidak merasa puas,

karena kami melalaikan Firman Allah untuk melayani meja.

Karena itu, saudara-saudara, pilihlah tujuh orang dari antaramu,

yang terkenal baik, yang penuh Roh Kudus dan hikmat,

supaya kami mengangkat mereka untuk tugas itu,

sehingga kami sendiri dapat memusatkan pikiran

dalam doa dan pelayanan Firman."


Usul itu diterima baik oleh seluruh jemaat.

Lalu mereka memilih Stefanus,

seorang yang penuh iman dan Roh Kudus,

dan Filipus, Prokhorus, Nikanor, Timon, Parmenas,

dan Nikolaus, seorang penganut agama Yahudi dari Antiokhia.

Mereka itu dihadapkan kepada para rasul;

lalu para rasul pun berdoa dan meletakkan tangan di atas mereka.


Firman Allah makin tersebar,

dan jumlah murid di Yerusalem makin bertambah banyak;

juga sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya.


Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan

Mzm 33:1-2.4-5.18-19,R:22


Refren: Kasih setia-Mu, ya Tuhan, kiranya menyertai kami,

seperti kami berharap kepada-Mu.


*Bersorak-sorailah dalam Tuhan, hai orang-orang benar!

Sebab memuji-muji itu layak bagi orang jujur.

Bersyukurlah kepada Tuhan dengan kecapi,

bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali!


*Sebab firman Tuhan itu benar,

segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan.

Ia senang pada keadilan dan hukum;

bumi penuh dengan kasih setia-Nya.


*Sungguh, mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takwa,

kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya;

Ia hendak melepaskan jiwa-jiwa mereka dari maut

dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.


Bait Pengantar Injil


Kristus pencipta semesta alam telah bangkit!

Ia penuh belas kasih kepada umat manusia.


Bacaan Injil

Yoh 6:16-21


"Para murid melihat Yesus berjalan di atas air."


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:


Setelah mempergandakan roti dan memberi makan lima ribu orang,

Yesus mengundurkan diri ke gunung.


Ketika hari sudah mulai malam,

murid-murid Yesus pergi ke danau,

lalu naik ke perahu dan menyeberang ke Kapernaum.

Ketika hari sudah gelap Yesus belum juga datang

mendapatkan mereka,

sedang laut bergelora karena angin kencang.


Sesudah mereka mendayung kira-kira dua tiga mil jauhnya,

mereka melihat Yesus berjalan di atas air mendekati perahu itu.

Maka ketakutanlah mereka.

Tetapi Yesus berkata kepada mereka, "Ini Aku, jangan takut!"

Mereka lalu mempersilahkan Yesus naik ke perahu,

dan seketika itu juga

perahu mereka sampai ke pantai yang mereka tuju.


Demikianlah Injil Tuhan.

Kamis, 15 April 2021

Mengapa Setelah Meninggalkan Sidang Mahkamah Agama tentang larangan wartakan Kristus yang bangkit, para Rasul tetap berani mewartakan Kristus yang bangkit di Bait Allah dan Rumah-Rumah Keluarga/umat?

*P. Benediktus Bere Mali, SVD*


Mengapa Setelah Meninggalkan Sidang Mahkamah Agama tentang larangan wartakan Kristus yang bangkit, para Rasul tetap berani mewartakan Kristus yang bangkit di Bait Allah dan Rumah-Rumah Keluarga/umat?


Ada tiga kebanggaan Orang Yahudi yaitu Tanah Terjanji, Kerajaan, dan Bait Allah. Tanah Terjanji dan Kerajaan sudah diporak-porandakan oleh penjajah Roma pada saat itu. Satu-satunya kebanggaan keluarga-kelusrga bangsa Israel adalah Bait Allah tempat memuliakan Yahweh. 


Kristus yang bangkit adalah pemenuhan Yahweh. Para Rasul terus berani mewartakan-Nya di Bait Allah walau ada aneka tantangan dari luar tetapi Roh Kristus yang telah bangkit membangkitkan keberanian dan sukacita para Rasul dalam mewartakan Kebangkitan Kristus di Bait Allah dan Keluarga-keluarga karena akar iman yang kokoh adalah pribadi-pribadi di dalam Keluarga. Iman dan kepercayaan akan kebangkitan Kristus yang kuat di dalam keluarga-keluarga maka iman Gereja universal pun pasti berdiri kokoh. 


Kristus yang bangkit yang diwartakan sama dengan Yesus Historis yang mengadakan mukjizat perbanyakan roti bagi lima ribuh orang di dalam bacaan Injil. Yesus menggandakan yang sedikit untuk kebutuhan banyak orang, cukup untuk kebutuhan bersama, bahkan berkelimpahan yang harus ditabung untuk kebutuhan bersama. 


Kita memiliki kemampuan yang sedikit dan itu dapat kita gandakan untuk kebutuhan bersama. Kita tekun menggandakan apa yang kita miliki sedikit maka pasti kita mendapat berkelimpahan. Iman kita pun kita gandakan mulai dari basis yaitu pribadi-pribadi di dalam keluarga.***



Liturgia Verbi (B-I)

Hari Biasa Pekan Paskah II


Jumat, 16 April 2021


Bacaan Pertama

Kis 5:34-42


"Para rasul bergembira karena mereka dianggap layak

menderita penghinaan oleh karena nama Yesus."


Pembacaan dari Kisah Para Rasul:


Pada waktu itu para rasul sedang diperiksa oleh Mahkamah Agama Yahudi.

Maka seorang Farisi dalam Mahkamah Agama itu,

yang bernama Gamaliel,

seorang ahli Taurat yang sangat dihormati seluruh orang banyak,

bangkit dan meminta

supaya para rasul itu disuruh keluar sebentar.

Sesudah itu ia berkata kepada sidang,

"Hai orang-orang Israel, pertimbangkanlah baik-baika apa yang hendak kamu perbuat terhadap orang-orang ini!

Sebab dahulu telah muncul si Teudas,

yang mengaku dirinya seorang istimewa,

dan ia mempunyai kira-kira empat ratus orang pengikut;

tetapi ia dibunuh,

dan cerai-berailah seluruh pengikutnya dan lenyap.

Sesudah dia, pada waktu pendaftaran penduduk,

muncullah si Yudas, seorang Galilea.

Ia menyeret banyak orang dalam pemberontakannya,

tetapi ia juga tewas dan cerai-berailah seluruh pengikutnya.

Karena itu aku berkata kepadamu:

Janganlah bertindak terhadap orang-orang ini.

Biarkanlah mereka,

sebab jika maksud dan perbuatan mereka berasal dari manusia,

tentu akan lenyap;

tetapi kalau berasal dari Allah,

kamu tidak akan dapat melenyapkan orang-orang ini;

mungkin ternyata juga nanti, bahwa kamu melawan Allah."

Nasihat itu diterima.


Sesudah itu mereka dilepaskan.

Rasul-rasul itu meninggalkan sidang Mahkamah Agama

dengan gembira,

karena mereka telah dianggap layak

menderita penghinaan oleh karena Nama Yesus.


Dan setiap hari mereka melanjutkan pengajaran mereka

di Bait Allah dan di rumah-rumah umat

dan memberitakan Injil tentang Yesus yang adalah Mesias.


Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan

Mzm 27:1.4.13-14,R:4ab


Refren: Satu hal telah kuminta kepada Tuhan,

diam di rumah Tuhan seumur hidupku.


*Tuhan adalah terang dan keselamatanku,

kepada siapakah aku harus takut?

Tuhan adalah benteng hidupku,

terhadap siapakah aku harus gentar?


*Satu hal telah kuminta kepada Tuhan,

satu inilah yang kuingini:

diam di rumah Tuhan seumur hidupku,

menyaksikan kemurahan Tuhan, dan menikmati bait-Nya.


*Sungguh, aku percaya akan melihat kebaikan Tuhan

di negeri orang-orang yang hidup!

Nantikanlah Tuhan!  Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu!

Ya, nantikanlah Tuhan!


Bait Pengantar Injil

Mat 4:4b


Manusia hidup bukan dari roti saja,

tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.


Bacaan Injil

Yoh 6:1-15


"Yesus membagi-bagikan roti kepada orang banyak yang duduk di situ, sebanyak mereka kehendaki."


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:


Pada waktu itu

Yesus berangkat ke seberang danau Galilea,

yaitu danau Tiberias.

Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia,

karena mereka melihat mujizat-mujizat penyembuhan,

yang diadakan-Nya terhadap orang-orang sakit.


Yesus naik ke atas gunung

dan duduk di situ dengan murid-murid-Nya.

Ketika itu Paskah, hari raya orang Yahudi, sudah dekat.


Ketika Yesus memandang sekeliling-Nya,

dan melihat bahwa

orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya,

berkatalah Ia kepada Filipus,

"Di manakah kita akan membeli roti,

sehingga mereka ini dapat makan?"

Hal itu dikatakan-Nya untuk mencobai dia,

sebab Ia sendiri tahu apa yang hendak dilakukan-Nya.


Jawab Filipus kepada-Nya,

"Roti seharga dua ratus dinar tidak akan cukup untuk mereka ini,

sekalipun masing-masing mendapat sepotong kecil saja!"


Seorang dari murid-murid-Nya,

yaitu Andreas, saudara Simon Petrus,

berkata kepada-Nya,

"Di sini ada seorang anak,

yang membawa lima roti jelai dan mempunyai dua ikan;

tetapi apakah artinya itu untuk orang sebanyak ini?"


Kata Yesus, "Suruhlah orang-orang itu duduk!"

Adapun di tempat itu banyak rumput.

Maka duduklah orang-orang itu,

kira-kira lima ribu laki-laki banyaknya.


Lalu Yesus mengambil roti itu,

mengucap syukur

dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ;

demikian juga dibuat-Nya dengan ikan-ikan itu,

sebanyak yang mereka kehendaki.

Dan setelah mereka kenyang Ia berkata kepada murid-murid-Nya,

"Kumpulkanlah potongan-potongan yang lebih,

supaya tidak ada yang terbuang."

Maka mereka pun mengumpulkannya,

dan mengisi dua belas bakul penuh

dengan potongan-potongan dari kelima roti jelai yang lebih

setelah orang makan.


Ketika orang-orang itu melihat mujizat yang telah diadakan Yesus,

mereka berkata,

"Dia ini benar-benar Nabi yang akan datang ke dalam dunia!"

Karena Yesus tahu bahwa mereka akan datang

dan hendak membawa Dia dengan paksa untuk menjadikan raja,

Ia menyingkir lagi ke gunung seorang diri.


Demikianlah sabda Tuhan.

Rabu, 14 April 2021

"Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia."

 


*P.Benediktus Bere Mali, SVD*

Pada suatu waktu seorang pemimpin sebuah kongregasi menolak sejumlah anggota kongregasinya yang  berencana  membangun sebuah universitas  milik kongregasi itu di sebuah daerah yang belum layak karena jauh dari pusat kota. Berdasarkan analisa pemimpin kongregasi yang juga sebagai seorang sosiolog, misi perlu mulai dari pusat kota karena di sanalah terdapat kompleksitas tantangan sekaligus peluang bermisi.  


Bacaan Suci hari ini, pewartaan dan bermisi tentang Kristus yang bangkit berpusat di Yerusalem dan secara khusus berpusat di Bait Allah Yerusalem pusat Agama Yahudi dalam menyembah  YAHWEH yang telah menjadi manusia dalam diri Tuhan Yesus yang telah bangkit dan berkali-kali menampakan diri kepada para murid-Nya.

Pemimpin Agama Yahudi yang berpusat di Bait Allah Yerusalem merasa tertusuk hati yang sangat dalam menyaksikan kesaksian Petrus bersama Para Rasul di Bait Allah Yerusalem dan seluruh Yerusalem tentang Yesus yang telah bangkit setelah wafat di Salib dan dimakamkan.  


Kebanggaan mereka satu-satunya adalah Bait Allah Yerusalem tempat memuliakan YAHWEH. Ketika Bait Allah Yerusalem digoncangkan oleh Pewartaan Petrus dan Para Rasul tentang Tuhan Yesus yang telah bangkit, maka Pemimpin Agama Yahudi melarang mereka mewartakan Yesus dan mereka berencana membunuh para Rasul. Meskipun demikian Petrus mengatakan kepada para Rasul, "Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia." 


Dalam Bacaan Injil, Yohanes memberi kesaksian tentang Yesus Anak Allah. Barangsiapa percaya kepada Tuhan Yesus memperoleh kehidupan yang kekal di Surga. Yesus adalah Jalan kebenaran kehidupan. Tiada jalan lain untuk memperoleh kehidupan yang kekal bagi orang yang percaya kepada-Nya.***


Liturgia Verbi (B-I)

Hari Biasa Pekan Paskah II


Kamis, 15 April 2021


Bacaan Pertama

Kis 5:27-33


"Kami adalah saksi dari segala sesuatu dan Roh Kudus."


Pembacaan dari Kisah Para Rasul:


Pagi itu

kepala pengawal bait Allah serta orang-orangnya

menangkap para rasul yang sedang mengajar orang banyak

dan menghadapkan mereka kepada Mahkamah Agama Yahudi.

Imam Besar lalu mulai menegur mereka,

"Dengan keras kami melarang kamu mengajar dalam Nama Yesus.

Namun ternyata

kamu telah memenuhi Yerusalem dengan ajaranmu,

dan kamu hendak menanggungkan darah Orang itu kepada kami."


Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab,

"Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia.

Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus,

yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh.

Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri

dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat,

supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa.

Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu itu, kami dan Roh Kudus,

yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Dia."


Mendengar perkataan itu sangatlah tertusuk hati mereka,

dan mereka berusaha membunuh rasul-rasul itu.


Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan

Mzm 34:2.9.17-18.19-20,R:7a


Refren: Orang yang tertindas berseru, dan Tuhan mendengarkan.


*Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu;

puji-pujian kepada-Nya selalu ada di dalam mulutku.

Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan itu!

Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!


*Wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat

untuk melenyapkan ingatan akan mereka dari muka bumi.

Apabila orang benar itu berseru-seru, Tuhan mendengarkan;

dan segala kesesakannya mereka Ia lepaskan.


*Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati,

Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.

Kemalangan orang benar banyak,

tetapi Tuhan melepaskan dia dari semuanya itu.


Bait Pengantar Injil

Yoh 20:29


Karena telah melihat Aku, engkau percaya.

Berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya.


Bacaan Injil

Yoh 3:31-36


"Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya."


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:


Yohanes Pembaptis memberi kesaksian tentang Yesus

di hadapan murid-muridnya,

"Siapa yang datang dari atas ada di atas semuanya;

siapa yang berasal dari bumi,

termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi.

Siapa yang datang dari surga ada di atas semuanya.

Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya

dan yang didengar-Nya,

tetapi tak seorang pun menerima kesaksian-Nya itu.

Siapa yang menerima kesaksian-Nya,

ia mengaku bahwa Allah adalah benar.


Sebab siapa yang diutus Allah,

Dialah yang menyampaikan firman Allah,

karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas.

Bapa mengasihi Anak

dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya.

Barangsiapa percaya kepada Anak,

ia beroleh hidup yang kekal,

tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak,

ia tidak akan melihat hidup,

melainkan murka Allah tetap ada di atasnya."


Demikianlah sabda Tuhan.

Selasa, 13 April 2021

Mengapa Malaekat yang membebaskan mereka(para rasul) dari penjara itu menyuruh mereka ke Bait Allah dan mewartakan Kristus yang bangkit?

   *P.Benediktus Bere Mali, SVD*


Mengapa Malaekat yang membebaskan mereka(para rasul) dari penjara itu menyuruh mereka ke Bait Allah dan mewartakan Kristus yang bangkit?


Bait Allah pusat iman agama Yahudi menyembah YAHWEH. Malaekat Tuhan itu menyuruh Para Rasul yang dilepaskan dari Penjara itu untuk mewartakan Kristus Yang bangkit kepada banyak orang di dalam Bait Allah. Kristus adalah pemenuhan YAHWEH yang disembah di Bait Allah. 


Kristus adalah sumber terang Sejati. Setiap orang yang melakukan kebenaran  datang kepada Terang. Dan setiap orang yang percaya kepada Kristus yang telah bangkit akan mendapat kehidupan kekal.


Injil hari ini menegaskan, "Barangsiapa melakukan yang benar,ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah." ***



Liturgia Verbi (B-I)

Hari Biasa Pekan Paskah II


Rabu, 14 April 2021


Bacaan Pertama

Kis 5:17-26


"Lihat, orang-orang yang telah kamu masukkan ke dalam penjara,

ada di dalam Bait Allah, dan mereka mengajar orang banyak."


Pembacaan dari Kisah Para Rasul:


Imam Besar Yahudi dan pengikut-pengikutnya,

yaitu orang-orang dari mazhab Saduki di Yerusalem

mulai bertindak terhadap jemaat,

sebab mereka sangat iri hati.

Mereka menangkap rasul-rasul,

lalu memasukkan mereka ke dalam penjara kota.


Tetapi waktu malam,

seorang malaikat Tuhan membuka pintu-pintu penjara itu

dan membawa mereka ke luar.

Kata malaikat itu,

"Pergilah, berdirilah di Bait Allah,

dan beritakanlah seluruh firman hidup itu kepada orang banyak."


Mereka mentaati pesan itu,

dan menjelang pagi masuklah mereka ke dalam Bait Allah,

lalu mulai mengajar di situ.


Sementara itu

Imam Besar dan pengikut-pengikutnya

menyuruh Mahkamah Agama berkumpul,

yaitu seluruh majelis tua-tua bangsa Israel,

dan mereka menyuruh mengambil rasul-rasul itu dari penjara.

Tetapi ketika para petugas datang ke penjara,

mereka tidak menemukan rasul-rasul itu di situ.

Lalu mereka kembali dan memberitahukan,

"Kami mendapati penjara terkunci dengan sangat rapinya,

dan semua pengawal ada di tempatnya di muka pintu.

Tetapi setelah kami membukanya,

tidak seorang pun yang kami temukan di dalamnya."


Ketika kepala pengawal Bait Allah dan imam-imam kepala

mendengar laporan itu,

mereka cemas dan bertanya apa yang telah terjadi

dengan rasul-rasul itu.

Tetapi datanglah seorang mendapatkan mereka dengan kabar,

"Lihat, orang-orang yang telah kamu masukkan ke dalam penjara,

ada di dalam Bait Allah, dan mereka mengajar orang banyak."

Maka pergilah kepala pengawal serta orang-orangnya ke Bait Allah,

lalu mengambil kedua rasul itu,

tetapi tidak dengan kekerasan,

karena mereka takut

kalau-kalau orang banyak melempari mereka dengan batu.


Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan

Mzm 34:2-3.4-5.6-7.8-9,R:7a


Refren: Orang yang tertindas  berseru, dan Tuhan mendengarkan.


*Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu;

puji-pujian kepada-Nya selalu ada di dalam mulutku.

Karena Tuhan jiwaku bermegah;

biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya

dan bersukacita.


*Muliakanlah Tuhan bersama-sama dengan daku,

marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya.

Aku telah mencari Tuhan, lalu Ia menjawab aku,

dan melepaskan daku dari segala kegentaranku.


*Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya,

maka mukamu akan berseri-seri,

dan tidak akan malu tersipu-sipu.

Orang yang tertindas ini berseru, dan Tuhan mendengarkan;

Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.


*Malaikat Tuhan berkemah di sekeliling orang-orang yang takwa,

lalu meluputkan mereka.

Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan itu!

Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!


Bait Pengantar Injil

Yoh 3:16


Begitu besar kasih Allah akan dunia ini,

sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal,

supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya

beroleh hidup yang kekal.


Bacaan Injil

Yoh 3:16-21


"Allah mengutus Anak-Nya untuk menyelamatkan dunia."


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:


Dalam percakapan-Nya dengan Nikodemus, Yesus berkata,

"Begitu besar kasih Allah akan dunia ini,

sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal,

supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa,

melainkan beroleh hidup yang kekal.

Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia

bukan untuk menghakimi dunia,

melainkan untuk menyelamatkannya.

Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum;

tetapi barangsiapa tidak percaya,

ia telah berada di bawah hukuman,

sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.


Dan inilah hukuman itu:

Terang telah datang ke dalam dunia,

tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang,

sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.

Sebab barangsiapa berbuat jahat,

membenci terang dan tidak datang kepada terang itu,

supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak;

tetapi barangsiapa melakukan yang benar,

ia datang kepada terang,

supaya menjadi nyata bahwa perbuatan-perbuatannya

dilakukan dalam Allah."


Demikianlah sabda Tuhan.

Senin, 12 April 2021

Siapakah kebenaran jalan menuju Surga dan dari Surga, menurut Injil dan bacaan pertama hari ini?

 *P.Benediktus Bere Mali, SVD*



Siapakah kebenaran jalan menuju Surga dan dari Surga, menurut Injil dan bacaan pertama hari ini? 


Kita masih ingat Pertanyaan Pilatus kepada Yesus tentang Apakah kebenaran itu, yang tidak dijawab Yesus, dalam Kisah Sengsara menurut Injil Yohanes pada Hari Jumat Agung.  

Bagi Saya Pertanyaan itu tidak dijawab Yesus karena Pertanyaan Pilatus itu salah. Bagi saya Pertanyaan yang benar adalah Siapakah kebenaran itu, sehingga Yesus akan dapat menjawabnya.

Mengapa Siapakah kebenaran itu, adalah Pertanyaan yang benar yang dapat dijawab Yesus? Karena Yesus adalah Jalan, kebenaran dan kehidupan kekal (Lihat Yoh.14:1-6) bagi orang yang percaya kepada Yesus yang melayani secara tuntas, menderita dan wafat di Salib, dimakamkan, dan bangkit pada Hari ketiga. 

Yesus adalah Jalan yang benar dari Surga dan ke Surga. Jalan itu bukan jalan tol dari Surga ke dunia dan dari dunia ke Surga. Jalan benar itu bukan jalan tol laut dari pelabuhan laut di bumi ke pelabuhan laut di Surga dan sebaliknya dari Surga ke dunia. Jalan benar itu bukan jalan tol udara dari bandara udara di bumi ke bandara Surga dan dari Surga ke bumi. Tetapi jalan benar itu adalah Jalan Salib Yesus menuju Surga. 

Dalam Injil hari ini Yesus bersabda kepada Nikodemus yang datang kepadaNya pada malam hari tentang Yesus adalah Jalan yang benar dari Surga dan kembali ke Surga melalui jalan Salib. SabdaNya kepada Nikodemus: "Tidak ada seorang pun yang telah naik ke surga, selain Dia yang telah turun dari surga, yaitu Anak Manusia. Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal."

Paskah adalah perayaan Kebangkitan Tuhan  dari alam maut setelah melalui jalan derita salib, wafat di Salib. Kebangkitan Yesus merevolusi pemahaman sebagian orang bahwa Salib adalah kutukan dan kebodohan menjadi Salib adalah kebijaksanaan Allah. 

Salib adalah Jalan benar masuk ke Surga bagi kita yang percaya. Pemahaman dan pengalaman akan kebangkitan Tuhan setelah jalan SalibNya memandu orang yang percaya kepada-Nya memiliki satu hati dan satu jiwa. 

Bacaan Pertama menegaskan bahwa orang yang percaya kepada Kristus yang bangkit hidup dalam persekutuan, sehati dan sejiwa. Artinya mereka memiliki agenda yang sama dalam asah otak tentang kebangkitan, sama asah rasa at home dalam rumah kebangkitan Tuhan, sama asah aksi wartakan kebangkitan kepada dunia, sama asah program misi yang sama,  sama asah implementasi program misi yang sama, sam asah program untuk memonitor misi, sama asah mengevaluasi aksi misi, dan bila diperlukan sama-sama asah revisi program misi sesuai konteks zaman untuk sebuah pewartaan yang up to date sehingga aksi pewartaan tetap tidak asing bagi mata hati manusia yang mendengarkannnya.*** 


Liturgia Verbi (B-I)

Hari Biasa Pekan Paskah II


Selasa, 13 April 2021

PF S. Martinus I, Paus dan Martir



Bacaan Pertama
Kis 4:32-37

"Mereka sehati dan sejiwa."

Pembacaan dari Kisah Para Rasul:

Kumpulan orang yang telah percaya akan Yesus sehati dan sejiwa.
Dan tidak seorang pun yang berkata
bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri,
tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama.
Dan dengan kuasa yang besar
rasul-rasul memberi kesaksian tentang kebangkitan Tuhan Yesus,
dan mereka semua hidup dalam kasih karunia
yang melimpah-limpah.

Di antara mereka tidak ada seorang pun yang berkekurangan.
Karena semua orang yang mempunyai tanah atau rumah,
menjual kepunyaannya itu,
dan hasil penjualan itu mereka bawa
dan mereka letakkan di depan kaki rasul-rasul;
lalu dibagi-bagikan kepada setiap orang
sesuai dengan keperluannya.
Demikian pula dengan Yusuf, yang oleh rasul-rasul
disebut Barnabas,
artinya anak penghiburan, seorang Lewi dari Siprus.
Ia menjual ladang, miliknya,
lalu membawa uangnya itu
dan meletakkannya di depan kaki rasul-rasul.

Demikianlah sabda Tuhan.



Mazmur Tanggapan
Mzm 93:1ab.1c-2.5,R:1a

Refren: Tuhan adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan!

*Tuhan adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan,
dan kekuatanlah ikat pinggang-Nya.

*Sungguh, telah tegaklah dunia, tidak goyah!
takhta-Mu tegak sejak dahulu kala,
dari kekal Engkau ada.

*Peraturan-Mu sangat teguh;
bait-Mu berhias kekudusan,
ya Tuhan sepanjang masa.



Bait Pengantar Injil
Yoh 3:15

Anak manusia harus ditinggikan
supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya
beroleh hidup yang kekal.



Bacaan Injil
Yoh 3:7-15

"Tidak ada seorang pun yang telah naik ke surga,
selain Dia yang telah turun dari surga, yaitu Anak Manusia."

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:

Dalam percakapannya dengan Nikodemus, Yesus berkata,
"Janganlah engkau heran
karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.
Angin bertiup ke mana ia mau;
engkau mendengar bunyinya,
tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang
atau ke mana ia pergi.
Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh."

Nikodemus menjawab, katanya,
"Bagaimanakah mungkin hal itu terjadi?"
Jawab Yesus,
"Engkau adalah pengajar Israel,
dan engkau tidak mengerti hal-hal itu?
Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya kami berkata-kata tentang apa yang kami ketahui,
dan kami bersaksi tentang apa yang kami lihat,
tetapi kamu tidak menerima kesaksian kami.
Kamu tidak percaya
waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi,
bagaimana kamu akan percaya
kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal surgawi?
Tidak ada seorang pun yang telah naik ke surga,
selain Dia yang telah turun dari surga, yaitu Anak Manusia.
Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun,
demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan,
supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya
beroleh hidup yang kekal."

Demikianlah sabda Tuhan.

Minggu, 11 April 2021

Terang vs Gelap

   *P.Bene Mali, SVD*



Mengapa Nicodemus seorang pemimpin Agama Yahudi datang kepada Yesus bukan pada waktu siang tetapi pada waktu malam hari? 



Malam adalah Simbol kegelapan. Dalam kegelapan hidup lamanya, ia datang kepada Terang Sejati yaitu Yesus Kristus. Ia meninggalkan manusia lama menjadi manusia baru yang percaya kepada Yesus. 


Kepercayaan itu bertumbuh dalam ziarah hidupnya. Nikodemus membela Yesus saat Yesus hendak dihukum. Nikodemus ada bersama Yesus saat wafat di Salib dan menurunkan jenazah Yesus dari Salib dan memakamkan Yesus. 


Nikodemus lihat Kerajaan Allah dalam diri Yesus. Nikodemus percaya pada Yesus Historis dan Kristus yang telah bangkit. Nikodemus ada bersama Yesus dalam suka dan duka. Bukan seperti orang lain yang mau suka-Nya saja, duka-Nya dihindari. Nikodemus bukan orang yang bertipe anut mumpungisme dalam beragama.


Liturgia Verbi (B-I)

Hari Biasa Pekan Paskah II


Senin, 12 April 2021


Bacaan Pertama

Kis 4:23-31


"Ketika para rasul berdoa, mereka semua penuh dengan Roh Kudus,

lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani."


Pembacaan dari Kisah Para Rasul:


Setelah dilepaskan oleh Mahkamah Agama Yahudi,

pergilah Petrus dan Yohanes kepada teman-teman mereka,

lalu mereka menceriterakan segala sesuatu

yang dikatakan imam-imam kepala dan tua-tua kepada mereka.


Ketika teman-teman mereka mendengar hal itu,

berserulah mereka bersama-sama kepada Allah, katanya,

"Ya Tuhan, Engkaulah yang menjadikan langit dan bumi,

laut dan segala isinya.

Oleh Roh Kudus dengan perantaraan hamba-Mu Daud, bapa kami,

Engkau telah berfirman:

   Mengapa rusuh bangsa-bangsa,

   mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia?

   Raja-raja dunia bersiap-siap

   dan para pembesar bermufakat bersama-sama

   melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya.

Sebab sesungguhnya telah berkumpul di dalam kota ini

Herodes dan Pontius Pilatus

beserta bangsa-bangsa dan suku-suku bangsa Israel

melawan Yesus, Hamba-Mu yang kudus, yang Engkau urapi.

Mereka melaksanakan segala sesuatu

yang telah Engkau tentukan dari semula

oleh kuasa dan kehendak-Mu.

Dan sekarang, ya Tuhan,

lihatlah bagaimana mereka mengancam kami.

Maka berikanlah kepada hamba-hamba-Mu

keberanian untuk memberitakan firman-Mu.

Ulurkanlah tangan-Mu untuk menyembuhkan orang,

dan adakanlah tanda-tanda dan mujizat-mujizat

oleh nama Yesus, Hamba-Mu yang kudus."


Dan ketika mereka sedang berdoa,

goyanglah tempat mereka berkumpul itu.

Mereka semua penuh dengan Roh Kudus,

lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani.


Demikanlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan

Mzm 2:1-3.4-6.7-9,R:12d


Refren: Berbahagialah semua orang yang berlindung pada-Mu, ya Tuhan.


*Mengapa rusuh bangsa-bangsa,

mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia?

Raja-raja dunia bersiap-siap

dan para pembesar bermufakat bersama-sama

melawan Tuhan dan yang diurapi-Nya:

"Marilah kita memutuskan belenggu-belenggu mereka

dan membuang tali-tali mereka dari pada kita!"


*Dia, yang bersemayam di surga, tertawa;

Tuhan memperolok-olok mereka.

Maka berkatalah Ia kepada mereka dalam murka-Nya,

Ia mengejutkan mereka dalam kehangatan amarah-Nya:

"Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion,

gunung-Ku yang kudus!"


*Aku mau menceritakan tentang ketetapan Tuhan:

Ia berkata kepadaku, "Anak-Kulah engkau!

Pada hari ini Engkau telah Kuperanakkan.

Mintalah kepada-Ku,

maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu

menjadi milik pusakamu,

dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.

Engkau akan meremukkan mereka dengan gada besi,

dan memecahkan mereka seperti tembikar tukang periuk."


Bait Pengantar Injil

Kol 3:1


Kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus,

carilah perkara yang di atas,

di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.


Bacaan Injil

Yoh 3:1-8


"Jika seorang tidak dilahirkan kembali,

ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:


Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus;

ia seorang pemimpin agama Yahudi.

Ia datang kepada Yesus pada waktu malam dan berkata.

"Rabi, kami tahu,

bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah;

sebab tidak ada seorang pun

yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu,

jika Allah tidak menyertainya."


Yesus menjawab, kata-Nya, "Aku berkata kepadamu,

sesungguhnya, jika seorang tidak dilahirkan kembali,

ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."

Kata Nikodemus kepada-Nya,

"Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan kalau ia sudah tua?

Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya

dan dilahirkan lagi?"

Jawab Yesus, "Aku berkata kepadamu,

sesungguhnya, jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh,

ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.

Apa yang dilahirkan dari daging adalah daging,

dan apa yang dilahirkan dari Roh adalah roh.

Janganlah engkau heran

karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.

Angin bertiup ke mana ia mau;

engkau mendengar bunyinya,

tetapi engkau tidak tahu darimana ia datang atau ke mana ia pergi.

Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh."


Demikianlah sabda Tuhan.